Posts

Showing posts from 2021

Wakaf Tunai

  Oleh: Dr Ilham Kadir, MA. Anggota Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia; Dosen UMPAR   Potensi wakaf sangat besar di negara kita, potensi aset wakaf per tahun mencapai Rp 2.000 triliun dan potensi wakaf uang bisa menembus angka Rp 188 triliun, ujar Presiden Joko Widodo kala meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) dan meresmikan Brand Ekonomi Syariah di Istana Negara, Jakarta (25/1/2021).    Presiden sangat memahami potensi umat Islam dalam memobilisasi dana wakaf, khususnya wakaf tunai berupa uang agar dimanfaatkan sesuai asas syariah dan kepentingan sosial kemasyarakatan. Karena wakaf adalah syariah, sama halnya dengan ibadah lainnya, seperti salat, zakat, puasa, haji hingga khilafah dan jihad, ia harus memenuhi syarat dan rukun-rukun tertentu. Sebelum menunaikan wakaf, maka pahami dulu dengan baik ilmunya. Mengambil teori Imam Bukhari, al-'ilm qablal qaul wal 'amal. Berilmu sebelum berkata dan berbuat. Amma ba'du!   Ditilik dari sudut pandang bahasa, waka

Menggali Makna dibalik Peristiwa

  Oleh: Dr. Ilham Kadir, Tim BTB Baznas Enrekang Tahun 2021 tiba, disambut dengan suasana pandemii covid-19. Jika biasanya setiap tahun baru tiba, para muda-mudi riuh rendah menyambut dengan sukacita, ada yang membakar petasan, konser musik, namun ada pula yang melakukan pengajian, zikir bersama hingga muhasabah. Tapi semua itu tidak dapat dilaksanakan karena korban pademi terus berguguran. Dan hingga saat ini tanda-tanda jika corona akan sirna dari bumi Indonesia belum juga muncul, bahkan trennya semakin melonjak ditandai dengan banyaknya rumah sakit yang tidak mampu lagi menampung pasien karena penuh. Tidak sedikit orang yang jengah bahkan bosan mendengar kata 'pandemi covid', termasuk saya. Namun tetap harus waspada dan saling mengingatkan agar jangan sampai tertular, dan itulah antara tujuan tulisan ini. Januari 2021 datang. Kita masih mengharap-harap cemas, apakah tahun ini lebih baik dari tahun lalu, atau sebaliknya, tahun ini lebih buruk, atau minimal sama. Dalam

Pendidikan Era Disrupsi

  Oleh: Dr. Ilham Kadir, MA. * Tahun baru tiba, para orang tua yang anaknya akan masuk tahun ajaran baru atau masuk perguruan tinggi tahun ini mulai membuat strategi dan kebijakan agar ekonomi rumah tangga tetap stabil dan anak-anak yang akan lanjut sekolah berjalan mulus. Sebagai bahan referensi dalam membuat keputusan yang tepat, jangan sampai pendidikan justru memiskinkan. Lalu, kemana anak sebaiknya sekolah? Dan bagaimana mereoreintasi tujuan pendidikan?   Gadis berparas ayu itu merupakan seorang sarjana ilmu pemerintahan, jebolan universitas negeri bergengsi di Makassar, setiap hari ikut membantu meringankan pekerjaan orang tuanya di pasar dengan berjualan aneka makanan dan minuman. Gadis itu yatim, ayahnya meninggal dunia ketika masih duduk di bangku SLTA. Sementara ibunya, tidak memiliki penghasilan lain selain menjual makanan dan minuman di emperan pasar. Serupa tapi tidak sama, seorang gadis yang kuliah di jurusan keperawatan, dengan biaya yang cukup mahal, selain itu,