Posts

Showing posts from July, 2019

Membedah Tipologi Kemiskinan

Image
Oleh: Dr. Ilham Kadir, MA. Peneliti MIUMI; Pimpinan BAZNAS Enrekang
Ditilik dari sudut bahasa, miskin berarti lemah ekonomi, papa, dan hina. Dari sudut istilah berarti tidak memiliki harta atau penghasilan yang cukup untuk menutupi kebutuhan hidupanya selama sebulan. Kondisi miskin sedikit lebih baik dibandingkan fakir, sebab yang disebut fakir adalah mereka yang tidak memiliki harta dan penghasilan untuk menutupi kebutuhan hariannya. Golongan ini kebanyakan berasal dari lansia dan cacat permanen yang tidak memungkinkan untuk berkeja dan menghasilkan upah, pendapat ini diperkuat oleh beberapa ulama besar, termasuk Qatadah. Beda antara fakir dan miskin juga dilihat dari sisi usahanya mendapatkan makanan harian, umumnya golongan miskin masih berupaya keliling tempat meminta-minta, mencari recehan dan sesuap nasi, sedangkan fakir hanya diam di rumah menunggu uluran tangan. 
Dalam kenyataannya, baik Al-Quran maupun hadis kerap menggunakan kata miskin dibandingkan dengan fakir, sebab posisi …

STIBA Ar-Raayah, dan Kampus Islami Masa Depan

Image
Ilmu adalah denyut nadi dan napas kehidupan. Tanpa ilmu, manusia seperti binatang. Laulal-‘ilm lakana-nas kal baha’im, demikian kata orang bijak. Segala bentuk aktivitas tidak bisa dipisahkan dengan ilmu. Inilah yang disitir oleh Imam Bukhari, katanya, al-‘ilm qablal-qaul wal ‘amal. Berilmu sebelum berkata dan berbuat.

Dan, mungkin, ilmu yang paling remah dalam agama adalah mengetahui adab masuk kamar mandi (WC) dengan menggunakan kaki kiri, ketika keluar, menggunakan kaki kanan.

Lalu bagaimana cara mendapatkan ilmu? Tentu dengan belajar, menggunakan wasilah berupa alat dan sarana, ada guru, materi ajar, hingga metode. Antara satu dengan lainnya merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan. 

Pembahasan kali ini akan diperkerucut. Semacam studi kasus dalam artian yang lebih sempit. Dalam hal ini, saya angkat Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab (STIBA) Ar-Raayah yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi. Apa dan bagaimana istimewanya sekolah ini dibanding yang lain? Ikuti saya.

Masjid dan Miniatur Bernegara

Image
Oleh: Dr. Ilham Kadir, MA., Peneliti MIUMI; Imam Masjid Nurut-Tijarah Enrekang Secara bahasa masjid berasal dari kata ‘sajada-yasjudu’ artinya sujud, dan masjid bermakna tempat bersujud. Dari sudut istilah masjid adalah bangunan atau tempat dan ruangan khusus yang dipergunakan untuk menunaikan salat serta kegiatan sosial dan keagamaan lainnya. Dalam hadis Nabi sebagaimana diriwayatkan Imam Bukhari menegaskan bahwa hakikatnya bumi ini adalah tempat sujud, dan tanahnya suci, “Dijadikan seluruh bumi ini untukku sebagai masjid [tempat bersujud untuk salat] dan alat untuk bersuci.” Hadis ini menjadi pembeda dengan syariat nabi-nabi sebelumnya, sekaligus sebagai gambaran keistimewaan nabi akhir zaman. Sebab, nabi-nabi yang diutus sebelumnya, hanya dibolehkan sembayang di tempat-tempat tertentu dan tanah tidak bisa dipakai bersuci.