Posts

Showing posts from December, 2016

Majlis Akhir Tahun INSISTS: Membangun Peradaban Umat 2017

Image
Majlis Akhir Tahun yang merupakan kajian pamungkas INSISTS 2016, di helat pada hari Sabtu pukul 10-12 tanggal 31 Desember 2016 bertempat di Aula INSISTS, Jl. Kalibata Utara II, No. 84 Jakarta. Tampil sebagai pembicara, Dr. Adian Husaini dengan tema “Agenda Peradaban Umat Islam 2017” dipandu oleh Dr. Syamsuddin Arif.
Dalam prolognya, Syamsuddin Arif memaparkan bahwa program utama INSISTS adalah bekerja pada ranah pendidikan, penelitian, konsultasi dan penerbitan.  “Kita akan ikut andil dalam membangun  bangsa Indonesia yang kita cintai ini”, paparnya.
banyaknya peserta yang datang memadati Aula tempat diskusi berlangsung sehingg tidak sedikit peserta yang tidak mendapat tempat duduk, mereka pun harus rela berdiri. Mewakili pihak penyelenggara, Syamsuddin Arif tetap berharap agar para peserta tidak bosan dan jenuh untuk selalu hadir mengikuti suguhan-suguhan ilmiah yang dihadirkan oleh INSISTS.
 “Ada pun minimnya fasilitas, saat ini kita dalam proses pembangunan agar kita semua bisa nyaman…

Adian Husaini Didoakan Jadi Presiden

Image
Sisi lain yang cukup menarik dalam Majlis Akhir Tahun yang diadakan INSISTS hari Sabtu pukul 10-12 tanggal 31 Desember 2016 di Aula INSISTS, Jl. Kalibata Utara II, No. 84 Jakarta dengan menampilkan Dr. Adian Husaini sebagai pembicara dengan tema “Agenda Peradaban Umat Islam 2017” adalah kesiapan pemateri untuk menjadi presiden Republik Indonesia.
Tidak main-main, ia bahkan sudah punya program unggulan, “Kalau saya jadi presiden maka program utama dan pertama saya adalah menyelamatkan rakyat dari api neraka”, paparnya dengan nada serius di depan para peserta diskusi yang datang dari Sumatera hingga Sulawesi.
Selain itu, Adian Husaini juga memaparkan program khusus bagi para perempuan yang jumlah hak pilihnya lebih banyak dari laki-laki. “Program saya bagi para perempuan adalah menjadikan mereka sebagai sentral pemberdayaan keluarga”. Dalam menjabarkan pemberdayaan keluarga dimaksud adalah, memberikan santunan bagi ibu hamil, menyusui, hingga anak berusia 18 tahun. Para ibu akan dididik d…

Tafsir Sesat "Om Telolet Om"

Image
Secara historis, klakson elektrik pertama kali ditemukan Miller Reese Hutchison, kemudian diterapkan dalam kendaraan umum dan pribadi sekitar tahun1908. Pada awalnya suara klakson biasa saja, namun perkembangan teknologi dan kemajuan zaman ikut mengubah fungsi dan suaranya.

Inilah yang sedang ramai diperbincangkan, klakson dengan bunyi ‘telolet’ dipopulerkan bus malam dan, atau, truk pengangkut barang di Indonesia. Kecuali di Tanah Arab, telolet dipakai mengusir kawanan onta yang berkerumun di jalan raya sekitar padang pasir.

Paham Relativisme: Supaha' Nyinyier

Image
Pasti Anda sering mendengar ungkapan seperti ini: "Percuma salat kalau masih korupsi", "Lebih baik pemimpin kafir tapi jujur daripada muslim tapi koruptor", "Tidak ada jaminan bahwa kita akan masuk surga, atau, semua orang akan masuk surga, agama apa pun, sebab setiap agama mengajarkan kebenaran".

Jargon-jargon indah namun konyol itu terus  disebarkan terlihat seperti  logis dan menarik, seperti ungkapan “bedakan antara agama dan keberagamaan”, “jangan mensucikan pemikiran keagamaan”, “agama adalah mutlak, sedangkan pemikiran keagamaan adalah relatif”, “manusia adalah relatif, karena itu semua pemikiran produk akal manusia adalah relatif juga”, “tafsir adalah produk akal manusia, sehingga tidak bisa mutlak semutlak seperti wahyu itu sendiri”, “selama manusia masih berstatus manusia maka hasil pemikirannya tetap parsial, kontekstual, dan bisa saja keliru”, dan sebagainya.

Ungkapan-ungkapan tersebut di atas hakikatnya adalah ekspresi dari sebuah paham yang di…

2016 Janda Semakin di Depan

Image
Di Makassar, dalam sehari sedikitnya ada delapan istri jadi janda. Kota yang berpenduduk 1.338.663 dengan perincian, penganut agama Islam sebesar 1.167.188, Protestan 109.423, Katolik 37.824, Hindu 1.926, Buddha 16.961, Konghucu 261, dan kepercayaan lainnya 315 pada tahun 2015.
Kantor Pengadilan Agama Kelas 1A Makassar memutus perceraian sebanyak 1.840 pasangan suami istri beragama Islam di antara total 2.222 permohonan yang masuk. Yang tak kalah menarik, adalah 1.390 (75%) kasus perceraian merupakan cerai gugat, artinya istri menceraikan suaminya, hanya 459 (24%) kasus cerai talak, suami menceraikan isterinya. Ini hanya sebatas ummat Islam kajian terhadap ummat lainnya belum masuk.
Menurut Profesor Nasaruddin Umar (Media Indonesia 10 Okt 2016), angka perceraian di Kota Makassar dalam 10 tahun terakhir atau sejak 2005, kasus perceraian berjumlah 4.174 kasus, dengan rincian cerai gugat 3.081 (65%). Dibandingkan dengan Kabupaten Indramayu, Makassar masih di bawah, sebab kabupaten ini dala…

Baznas Enrekang Layak Jadi Percontohan

Image
Baznas Enrekang dapat dijadikan referensi dalam dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat.

Hingga bulan Desember 2016 ini, Baznas Enrekang sudah mengumpulkan dana zakat, infak, dan shadaqah sebesar Rp 3.483.875.189 dari masyarakat melalui zakat harta dan infaq rumah tangga muslim.

Namun pengumpulan terbesar berasal dari zakat profesi, dan infak PNS muslim sekabupaten Enrekang yang dipotong sebesar 2,5 % dari gaji bersih setelah potong pajak setiap bulannya. Pemotongan zakat dan infak bagi PNS mulai aktif pada bulan Juli 2016.

Dari segi pemberdayaan, hingga saat ini Baznas Enrekang telah mendayagunakan sedikitnya Rp. 210.000.000, untuk bantuan bedah rumah sebanyak dua unit setiap kecamatan, bantuan bagi yang terkena musibah kebakaran, tanah longsor, banjir bandang, dan sebagainya.

"Dana-dana Baznas yang terkumpul dari para PNS hingga saat ini belum ada yang digunakan walau satu rupiah, dan semuanya tersimpan dalam rekening Bank BPD Syariah Enrekang. Dan bagi masyarakat, khususny…

Revolusi Pasca 212

Image
Secara denotatif, revolusi bermakna 'kembali lagi' atau 'berulang kembali', laksana musim yang terus berganti secara siklikal untuk kembali ke musim semula. Maka, dalam sains, istilah revolusi mengimplikasikan suatu ketetapan (konstanta) dalam perubahan; pengulangan secara terus menerus yang menjadikan akhir sebagai awal. Pengertian seperti inilah yang terkandung dalam frase "revolusi planet dalam orbit".

Tahun 1543, Nicolaus Copernicus memublikasikan "De Revolutionibus Orbium Coeletium" yang sering dinisbatkan sebagai penanda revolusi paradigmatik dalam sains yang mengubah keyakinan tentang pusat alam semesta dari geosentrisme (berpusat di bumi) menuju heliosentrisme (berpusat di matahari). Perubahan mendasar dalam keyakinan ilmiah ini lalu dikenal sebagai 'revolusi Copernican'.

Istilah revolusi di atas berbeda dengan pengertian yang didefinisikan Thomas Kuhn sebagai 'perubahan dalam susunan keyakinan saintifik atau dalam paradigma'…

Nasionalisme Ulama

Image

Baznas Bedah Rumah Warga Miskin Cendana

Image
Gotong Royong warga Desa Taulan Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang untuk bedah rumah milik Ibu Yantiangka (34).  Prosesi bedah rumah dipimpin langsung oleh Bapak Kepala Desa Taulan, Muhammad Arsun dan Bapak Bahrum Baddu, sebagai Bendahara Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Cendana. Hadir pula Ketua Baznas Enrekang, Ilham Kadir untuk turut memantau jalannya bedah rumah. Program bedah rumah ini dibiyai oleh Baznas Enrekang.  "Dengan adanya bantuan dari Baznas ini, kami masyarakat sangat terbantu, dan yang terpenting mampu menggerakkan masyarakat untuk tetap menghidupkan budaya gotong royong," ujar Kepala Desa Taulan, Muhammad Arsun. Pemilik rumah, Ibu Yantiangka merasa terharu terhadap bantun Baznas dan masyarakat setempat, sampai matanya berkaca-kaca hingga air matanya menetes. "Sudah banyak pihak yang datang ke rumah, mengambil foto dan data, katanya ingin memberi bantuan, tapi belum pernah ada yang terealisasi. Awalnya, ketika tim Baznas menawarkan bantuan, kami sangka…