Amalan Terbaik Bulan Ramadan




Oleh: Ilham Kadir, MA.

Berikut ini akan saya uraikan amalan terbaik yang dapat menyempurnakan pahala di bulan suci Ramadan ini. Pertama. Membaca al-Qur’an. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Tirmizi mengenai pahala seseorang yang membaca al-Qur’an sangat banyak dan beragam. Ibnu Mas’ud berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah, ia akan mendapatkan satu kebaikan yang nilainya sama dengan 10 kali ganjaran (pahala). Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi).

Jika dalam bacaan basmalah saja terdapat 19 huruf maka dalam 30 juz berapa banyak nilai pahala yang akan kita panen kelak. Dengan memperbanyak membaca al-Qur'an pasti nilai ibadah puasa kita akan lebih banyak. Membaca Firman Allah tidaklah susah, cukup membutuhkan keinginan dan kesediaan meluangkan waktu.

Kedua. Shalat sunah. Sudah sewajarnya jika kita termotivasi untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak shalat sunah. Shalat sunah teraweh menjadi salah satu menu ibadah khusus bulan puasa. Tidak usah peduli, mana yang benar, 11 rakaat maupun yang 23 rakaat, karena keduanya juga sama-sama benar dan mengharap pahala dari Allah SWT. Yang terpenting adalah ikhlas mengerjakannya agar ibadah kita tidak sia-sia.

Ketiga. Shalat Berjamaah. Bagi sebagian orang melaksanakan shalat berjamaah telah menjadi rutinitas dan kebiasaan. Namun bagi yang belum terbiasa, maka bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memulai kebiasaan dan rutinitas shalat berjamaah lima waktu. Jika dalam bulan-bulan biasa pahala shalat berjamaah dilipatgandakan 27 derajat apalagi di bulan penuh berkah ini, pasti lebih banyak lagi kemurahan yang diberikan Allah SWT, jumlahnya sangat tergantung nilai keikhlasan seorang hamba.

Keempat. Sedekah. Bulan puasa memang sangat sangat istimewa dan penuh berkah. Wajar saja umat Islam mulai dari fakir miskin, yatim piatu, hingga orang kaya merasa bahagia dengan kedatangan bulan Ramadan ini. Bagi kita yang merasa berkecukupan alangkah baiknya menyisihkan sebagian dari rezeki kita untuk orang lain. Apa lagi di bulan penuh berkah ini segala amal kebaikan dilipatgandakan. Cobalah luangkan sedikit waktu untuk berkunjung ke panti asuhan maupun panti jompo yang sepertinya keadaan mereka tidak seberuntung kita.

Kelima. Perbanyak Dzikir dan Istighfar. Sebenarnya bacaan dzikir ini sangat beragam. Mulai dari bacaan dzikir habis shalat sampai bacaan dzikir sore dan pagi hari seperti al-mattsurat dan lainnya. Tentunya, tidak terlalu menyita waktu karena bisa kita kerjakan sambil melakukan kegiatan lain. Untuk memulainya anda bisa memperbanyak membaca bacaan istighfar agar terlebih dahulu melunturkan dosa-dosa yang kita miliki.

Keenam. Menahan Hawa Nafsu. Namanya hawa nafsu bukan sekadar mengenai hawa nafsu sex saja, namun yang dimaksud menahan hawa nafsu di sini termasuk dalam perkara makan, minum, syahwat politik, dan segala keinginan duniawi. Suatu pelajaran yang sangat luar biasa agama Islam memberikan perintah berpuasa yang akhir-akhir ini banyak diteliti para ilmuwan yang ternyata banyak manfaat secara medis dalam berpuasa ini, termasuk puasa mampu meredam berbagai macam angan duniawi yang kerap menjadikan seseorang tidak terkendali bahkan stres dan gila.

Ketujuh. I’tikaf atau berdiam di masjid. Sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan merupakan hari-hari paling menegangkan, antara tuntusnya ibadah puasa sampai fikiran dan bayangan, dapatkah kita kembali bertemu dengan bulan puasa tahun depan? Akan menjadi motivasi tersendiri dalam melaksanakan ibadah. Salah satu ibadah sunah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan adalah I’tikaf sebagai penyempurna dari ibadah-ibadah Ramadan. Wallahu A'lam

Enrekang, 8 Ramadan 1436 H.
Kolom Khusus JUmat "Cahaya Ilmu-14" Koran INILAHSULSEL 9 Ramadan 1436 H.

Comments

Popular posts from this blog

Ibrahim, Bapak Para Nabi

Tragedi Wamena