Posts

Showing posts from April, 2015

Pendidikan Adab Menurut KH. Hasyim Asy'ari

Image
Tidak banyak yang mengetahui jika KH. Hasyim Asy’ari adalah seorang tokoh pendidikan yang sangat komplit. Kebanyakan masyarakat Indonesia, baik warga Nahdatul Ulama (NU) lebih-lebih di luar NU hanya tau jika KH. Hasyim Asy’ari hanyalah seorang  ulama sekaligus aktivis. Pendiri NU ini adalah sosok pendidik yang sumbangsihnya dalam dunia pendidikan tidak bisa disepelekan. Di tengah kurang berhasilnya–untuk tidak mengatakan gagal—sistem pendidikan di Indonesia, ada baiknya jika para pengambil kebijakan di negeri ini untuk kembali mengkaji dan menelaah pokok-pokok pemikiran pendidikan KH. Hasyim Asy’ari. Pendidikan yang ditawarkan oleh KH. Hasyim Asy’ari adalah pendidikan yang berbasis karakter yang sedang digembar-gemborkan oleh Menteri Pendidikan saat ini untuk dijadikan sebagai acuan dalam pembentukan karakter peserta didik. Itu artinya pemikiran pendidikan pengasas organisasi Islam terbesar di dunia ini telah melampaui zamannya.Pokok-pokok pemikiran pendidikan KH. Hasyim Asy’

Begal Adalah Hasil Pendidikan

Image
 Berbagai masalah hilir mudik mendera bangsa ini, hampir di segala lini, seakan berada dalam lingkaran setan, terus berputar tiada henti, sehingga para pemegang kekuasaan pun cukup bingung untuk mengurai dan melerai masalah yang datang silih berganti dan tak kunjung mengenal jeda. Bagitu tahun baru tiba, masalah besar muncul, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berseteru dengan Polisi Republik Indonesia (Polri), atau lebih khusus Abrahan Samad dan Bambang Widjayanto   lawan Budi Gunawan, walaupun BG telah diterima gugatannya dalam praperadilan, namun hingga kini kasus ini belum juga tuntas, bahkan, Abraham,   yang telah ditetapkan sebagai tersangka dengan berbagaimacam tuduhan, tinggal menunggu waktu untuk dikrangkeng, bahkan Bambang Wijdojanto hanya menunggu masa untuk ditahan kembali oleh polisi, sementara Budi Gunawan yang pernah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus korupsi, keluarganya, terutama anak-anaknya masih menanggung malu. Masalah lain mencuat, perseteruan DP

UN dan Budaya Ilmu

Image
Buruk rupa pendidikan nasional kita akhir-akhir ini kembali menampakkan wajah aslinya. Jika tahun-tahun sebelumnya, permasalahan masih berkutat antara kepala sekolah, guru, da murid. Kini persoalannya lebih rumit ( complicated ) karena sudah melibatkan orang-orang di luar lembaga pendidikan, yaitu adanya oknum yang dengan sengaja membocorkan jawaban Ujian Nasional (UN) 2015 dengan cara mengunggah ke internet. Sedikitnya 30 paket soal UN yang ditemukan beredar di Google . Pemerintah, melalui Wakil Presiden Jusuf Kalla   telah menginstruksikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan untuk menyelenggarakan UN ulang. Padahal   selama ini pemerintah terus mengklaim sudah melakukan persiapan secara matang. Namun, dalam praktiknya timbul masalah cukup berat, yakni bocornya soal-soal UN tingkat SMA. Mendikbud mengutarakan kekesalannya, Jika ada pola kebocoran, kita akan menuntut perusahaan, dan kita akan minta mereka bertanggung jawab dengan membiayai sepenuhnya pelaksanaan

Keagungan Jumat Mulia

Image
Oleh: Ilham Kadir, Pakar Pendidikan Islam Hari Jumat adalah penghulu segala hari dan hari yang paling agung di sisi Allah. Bagi Allah, hari Jumat itu lebih utama daripada Idul Adha dan Idul Fitri, pada hari itu ada lima kejadian: Diciptakannya Adam; dia diturunkan ke bumi; dan dia wafat; dikabulkannya setiap doa selain doa yang tidak dibenarkan; dan pada hari itu juga akan terjadi kiamat. Para malaikat, langit, bumi, angin, gunung, dan lautan, semuanya mengagungkan hari Jumat, begitu redaksi Hadis Nabi bersumber dari Lubabah bin al-Mundzir, diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Demikian pula, hadis dari Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa Nabi bersabda, Hari terbaik yang disinari matahari adalah hari Jumat. Pada hari itu, Adam diciptakan, lalu dimasukkan ke surga pada hari itu, dan dikeluarkan dari surga juga pada hari itu. Hadis lain yang bersumber dari Abu Hurairah namun dirawikan Ibnu Khuzaiman adalah, Terbit dan terbenamnya matahari yang paling baik adalah

Kartini, Mut'ah, dan Pelacuran

Image
Peringatan Hari Kartini kali ini terlihat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika selama ini, setiap menjelang tanggal 21 April para media berlomba mengupas dan mengulas napak tilas dan ideologi perjuangan R.A.Kartini, maka tahun ini itu semua seakan sudah sirna. Penyebabnya adalah, munculnya fenomena "Deudeuh" atau "Tataa Chubby"  seorang pelacur yang ditemukan mati secara tidak wajar setelah melakukan hubungan layiknya suami-istri dengan pelanggannya bernama M Prio Santoso. Deudeuh dihabisi nyawanya dengan cara dicekik lehernya, lalu diikat menggunakan kabel pengering rambut sampai tewas. Pelacur naas itu dibunuh hanya dengan alasan sepele, ia menutup hidungnya ketika sedang 'senggama' sebab Prio memiliki bau badan yang tak sedap, ketersinggungan itulah membawa malapetaka. Kartini modern pun terkapar meregang nyawa. Pelacuran, dengan cara apa pun, tetap menjadikan wanita sebagai korban dan komoditi tak berharga karena telah kehilangan harga dir