Posts

Showing posts from February, 2015

Inilah Sulsel, Syiah, dan Risalah Yogyakarta

Image
Bulan Februari ini menjadi saksi atas berbagai peristiwa penting di negeri ini. Dilmulai dengan riuh rendah KPK versus Polri. Dimulai dengan penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka berbagai kasus korupsi sehingga yang sejatinya naik menjadi Kapolri sebagai kasta tertinggi dalam dunia kepolisian harus tertunda. Tidak mau kalah, BG lalu mengajukan praperadilan, dan gugatannya pun diterima, BG menurut putusan pengadilan tinggi negeri, tidak bersalah dan bebas dari tuduhan korupsi sebagaimana yang dituduhkan oleh KPK. Masalahnya, bukan BG yang terpilih menjadi Kapolri, Bapak Presiden RI, Joko Widodo malah menunjuk calon lain, Badrodin Haiti. Di lain pihak, Abraham Samad dan Bambang Wijayanto sebagai pucuk pimpinan KPK ditetapkan oleh polisi sebagai tersangka, Abraham dituduh dengan pembuatan dokumen palsu, sedangkan Bambang dituduh menghadirkan saksi palsu. Sama-sama palsu! Polisi nampaknya makin hobi menangani yang palsu-palsu di tengah maraknya aksi begal yang biadab serta ak

Kemi: Cinta Kebebasan yang Tersesat

Image
Perlu ada usaha serius untuk menangkal virus liberalisme. Sebuah penyakit yang sengaja ditularkan kepada umat Islam agar jauh dari agama, dan rela menjadi budak Barat.   Tersebutlah, Dr. Adian Husaini, cendekiawan muslim Indonesia yang sangat produktif adalah contoh intelektual masa kini dalam memerangi dan menangkal bahaya liberalisme. Berbagai publikasi ilmiah telah ia hasilkan demi melawan bahaya liberalisme, sebut saja buku, Wajah Peradaban Barat. Jakarta: Gema Insani, 2005; Hegemoni Kristen-Barat dalam Studi Islam di Perguruan Tinggi. Jakarta: Gema Insani, 2006; Virus Liberalisme di Perguruan Tinggi. Gema Insani: Jakarta, 2009; Muslimlah daripada Liberal. Gema Insani: Jakarta, 2010. Buku-buku karya alumni International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC) itu, semuanya dikemas dengan metodologi penulisan ilmiah, lengkap dengan catatan kaki (foot note) dengan gaya bahasa yang ilmiah pula, untuk menyasar golongan terdidik, baik pro liberalisme yang