Posts

Showing posts from December, 2014

Umar Al-Khattab: Sang Pemadam Api Majusi

Dialah Umar bin al-Khattab radhiallahu 'anhu, sebagai salah seorang Khulafa' ar-Rasyidin yang telah membuktikan diri sebagai penolong agama dan berjihad demimeninggikan kalimat tauhid (li'lai kalimatillah). 
Khalifah yang berhasil memadamkan api kejayaan Majusi, dan kini setelah berabad-abad kematiannya kembali berkobar dengan dan atas nama Syiah Rafidhah yang datang dengan kamuflase sebagai pencinta Ahlul Bait yang sesungguhnya adalah musuh keluarga Nabi dan segenap umat Islam. Karena itulah, orang-orang Majusi penyembah api bernama Syiah tak pernah redup bara amarahnya kepada Umar al-Khattab.
Para Majusi paganisme, di antara mereka yang paling menonjol kebenciannya kepada Umar adalah abu Lu'lu'ah al-Majusi, seorang budak yang berpropesi tukang kayu sekaligus pandai besi dan tinggal di Madinah. Lu'lu'ah membuat alat yang biasa digunakan untuk menggiling tepung. Alat itu terdiri dari dua batu yang dibelah. Satu untuk diletak di atas lainnya. Lalu biji gandum …

Natal dan Budaya Syirik

Akhir Desember tiba, para ulama dan supaha' kembali berpolemik, boleh tidaknya mengucapkan "Selamat Hari Natal" kepada penganut agama Kristen yang meyakini bahwa tuhan mereka, Yesus lahir pada tanggal 25 Desember.

Kelahiran Yesus itulah yang selalu membawa perdebatan, baik dalam kalangan teolog Kristen sendiri apalagi umat Islam yang hanya percaya bahwa Yesus tidak lebih dari manusia biasa yang dikenal dengan nama Isa binti Maryam, diberi wahyu oleh Allah untuk menjadi Nabi dan Rasul.

Karena itu, dalam perspektif Islam, Yesus tidak sepatutnya diperingati kelahirannya, sebab, Tuhan itu tidak beranak dan tidak pula diperanakkan (lam yalid wa lam yulad). Demikian pula, dari segi rasionalitas, tuhan Yesus sangat susah dicerna, sebab digambarkan menjadi tiga jenis yang berbeda. Roh kudus, tuhan bapak, dan tuhan anak. Kadang anak menjelma menjadi bapak, di lain waktu menjadi roh kudus, dan pada saat yang lain menjadi anak. Sangat tidak rasional, tukang pembuat meja, sewaktu-wak…

Rasulullah dan Sakratul Maut

Ketika Nabi Muhammad pulang sehabis menunaikan 'haji wada'' atau haji perpisahan, ia jatuh sakit. Hari demi hari penyakitnya kian parah, terlihat dari ucapan dan pandangan matanya, seolah ia akan meninggalkan dunia dan umatnya. Ketika demam yang dideritanya semakin parah, firasatnya mengatakan jika dirinya akan segera berpindah alam, dan berpesan kepada para sahabatnya.

Sang Nabi, membalut kepalanya, lalu menyuruh Fadhl bin Abbas untuk mengumpulkan manusia di masjid, setelah berkumpul, ia dipapah oleh Fadhl menaiki mimbar, memuji Allah, lalu bersabda, Amma ba'du. Masa pergantian itu telah dekat, dan kalian tidak akan melihatku kembali ke tempat ini. Maka siapa saja yang aku telah memukul punggungnya, inilah punggungku, hendaknya ia membalasnya. Barangsiapa aku ambil hartanya, inilah hartaku dan ambillah. Barangsiapa aku cela kehormatannya, maka hendaklah ia membalasnya. Jangan sampai salah seorang dari kalian khawatir aku akan dengki padanya. Kedengkian bukan sifat dan…

Kesesatan Syiah Menurut Ibnu Khaldun

Image

KH. Jamaluddin Amien; Ulama Pejuang Syariat

Image
KH. Jamaluddin Amin, pertama kali saya mengenal dan berinteraksi langsung ketika ikut dalam diklat dai yang diadakan Asia Moslem Charity Foundation (AMCF). Dikoordinir oleh Ma'had Ali Al-Birr di bawah naungan Universitas Muhammadiyah Makassar.
Saat itu, Pak Kiyai, demikian sapaan akrabnya, membawakan tausiyah pelepasan para peserta diklat yang telah dibina, diajar, dan digembleng selama tiga bulan penuh, dariNovember 2009 hingga Januari 2010. Dalam tausiyahnya, ia menekankan kepada para dai agar senantiasa berjuang mengajarkan dan menegakkan agama Allah kapan pun dan di mana pun berada, dan lebih khusus mereka yang akan dikirim ke pedalaman agar bersabar menghadapi berbagai rintangan dan cobaan, karena itu semua sunnatullah. Bahkan, ia juga menceritakan pengalamannya, terutama saat-saat Orde Baru yang saat itu perjuangan dakwah jauh lebih berat dibandingkan zaman Reformasi.
Pak Kiyai selanjutnya memberikan sugesti kepada para calon dai yang segera bertugas ke daerah, dengan membacaka…