Posts

Fikih Kepatutan

Image
Oleh, Dr Ilham Kadir, MA. Penulis Novel “Negeriku di Atas Awan”.

Seorang pengemis di Bogor tertangkap kamera ketika hendak membuka pintu mobil pribadinya, Herman namanya. Ia sudah menjadi pengemis sejak belasan tahun silang, mangkal di dekat lampu merah. Ketika fotonya viral dan dipergunjingkan oleh penghuni dunia maya, ia pun kaget, namun mengakui kalau ia memang merental mobil dan sopir pribadi setiap kali berangkat kerja sebagai peminta-minta di Kota Bogor. 

Kasus Herman, Si Pengemis perlente itu membuka tabir keanehan demi keanehan yang ada di negeri ini. Fakta lain, seperti dikutip dari laporan tahunan Pertamina 2018, kompensasi manajemen kunci dan dewan komisaris yang dibayarkan oleh perseroan senilai US$ 47,27 juta hingga 31 Desember 2018. Jika dikonversi dengan asumsi kurs Rp 14.000 per dolar, nilai itu sekitar Rp 661,82 miliar. Kini, jumlah direksi dan komisaris Pertamina sebanyak 19 orang yang terdiri dari 11 direksi dan 8 komisaris. Jika nilai kompensasi itu dibagi rata, seti…

Reynhard Sinaga dan Fenomena Psikopat

Image
Oleh, Dr. Ilham Kadir, Pengurus PDRI  Wilayah Sulawesi Selatan

Begitu banyak masalah yang muncul di zaman ini. Ilmu pengetahuan berkembang pesat, diiringi dengan maju dan berkembangnya berbagai teknologi, tak terkecuali teknologi kesehatan. Namun, pada sisi lain penyakit-penyakit aneh juga bermunculan. Baik penyakit badan maupun penyakit kejiwaan. 
Kerap kita temukan atau menyaksikan secara langsung di media televisi misalnya, seorang tokoh atau pejabat public kesohor tiba-tiba saling adu argumen sambil saling mengata-ngatai secara pribadi hanya karena membela golongan atau jagoannya. Akal sehatnya tetiba lenyap. Demikian halnya, dunia entertaint kerap kita temukan prilaku artis secara tidak senonoh, bahkan ada yang secara terang-terangan membuat kontroversi sampai menjual kehormatan hanya karena mengejar popularitas, dengan popularitas tinggi, maka bayaran dan pemasukan pun melangit, tak peduli memalukan atau tidak. Sifat dan budaya malu benar-benar jadi makhluk gaib, demikian pula pri…

2019, Tahun Anomali

Image
Oleh: Dr. Ilham Kadir, MA.
Anomali adalah penyimpangan atau keanehan yang terjadi atau dengan kata lain tidak seperti biasanya. Anomali, suatu kejadian yang tidak bisa diperkirakan sehingga sesuatu yang terjadi akan berubah-ubah dari kejadian biasanya.

Tahun 2019 penuh anomali. Dimulai dengan panasnya suhu politik sejak 2018, gerakan ganti presiden 2019, suasana memanas, berbelah menjadi dua kubu, pendukung petahanan (Jokowi) dan pendukung gerakan ‘2019 ganti presiden’. Fenomena ini mengkristal, dari pusat peradaban Indonesia, Jakarta hingga ke pelosok-pelosok terpencil, pedesaan. Suasana semakin panas, sebab duel ulang dua jagoan kembali tersaji, Jokowi versus Prabowo.

Pelajaran Menghafal

Image
Oleh: Dr. Ilham Kadir, MA., Pendiri Tahfizh Anak Usia Dini, Sahabat Qur’an (Taud SaQu) Nurul Amin, Batili Enrekang
Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole  life blieving that its stupid. [Setiap orang dilahirkan jenius, tapi kalau kamu mengukur kemampuan ikan dengan kemampuannya memanjat pohon, maka seumur hidup dia bakal pikir dia bodoh] --Albert Einstein--

Sejak duduk di Sekolah Dasar (SD), ukuran kecerdasan seorang murid memang selalu dinilai dengan kemampuan seorang murid untuk menjawab soal matematika dengan baik dan lancar. Karena itu, murid-murid yang tidak bisa menyelesaikan pertanyaan seputar ilmu hitung-menghitung dianggap anak bodoh.
Ketika duduk di kelas satu dan dua SD 288 Watangcani, Bone. Saya dicap sebagai murid yang paling bodoh. Setiap belajar matematika setiap itu pula saya dapat angka nol atau 'telur itilk'. Paling tinggi dapat angka duapuluh (20). Ketika tiba di rumah, saya ditanya, dapat nilai bera…

Habibie dan Nasionalisme

Image
Oleh: Dr. Ilham Kadir, Akademisi, Aktivis, dan Intelektual
Terlalu banyak peristiwa yang terjadi pada tahun 2019 ini, mulai dari Pileg dan Pilpres yang pertama kali dihelat secara serentak pada 17 April, dilanjutkan dengan sumpah jabatan para anggota dewan terhormat di Senayan 1 Oktober, hingga pelantikan Presiden pada tanggal 20 Oktober. Namun, dari seluruh peristiwa penting di atas, bagi saya, yang paling menyita dan menyentak adalah wafatnya Habibie pada 11 September. 
Habibie yang bernama lengkap Prof. Dr. Ing. Bachruddin Jusuf Habibie lahir di Parepare, 25 Juni 1936 dan wafat di Jakarta 11 September 2019. Ia merupakan wakil presiden ke-7 dan menjadi Presiden Republik Indoneisa ketiga menggantikan Suharto. Habibie menjadi presiden cukup singkat, hanya satu tahun lima bulan atau sekitar 517 hari, setelah resmi disumpah menjadi presiden pada 21 Mei 1998, dan berhenti pada tanggal 20 Oktober 1999.

Zakat Mereduksi Radikalisme

Image
Oleh: Dr. Ilham Kadir, MA.*

Saat ini, tidak ada yang lebih seksi untuk didiskusikan selain radikalisme, cadar, dan cingkrang. Demikian adanya sebab salah satu misi dari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf priode 2019-2024 yang ditopang oleh para menteri di bawah ‘Kabinet Indonesia Maju’ adalah memberantas radikalisme. Dan, beberapa menteri memang fokus pada proyek tersebut, mulai dari Menkopolhukam, Mahmuf MD, Menteri Agama, Jenderal Fachrul Razy, Menteri Dalam Negeri, Jenderal (Pol) Tito Karnavian, hingga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim bahu-membahu dalam memberantas radikalisme.
Namun, yang paling fenomenal tentu saja dari Menag Fachrul Razy yang ingin menertibkan ASN yang mengenakan cadar dan cingkrang sebab pemakainya disinyalir banyak yang telah terpapar isu radikalisme. Buntut dari cadar dan cingkrang hingga akhirnya wakil rakyat memanggil Menteri Agama ke Senayan. Di sana, Anggota Komisi VIII DPR RI Ali Taher memberi wejangan kepada Sang Jenderal, katanya, Jangan lagi mu…

Tragedi Wamena

Image
Oleh: Dr Ilham Kadir, MA., Peneliti MIUMI; Dosen STKIP Muhammadiyah Enrekang

Bunuh dia, bakar dia! Begitu teriak para perusuh di Wamena dengan jumlah ratusan, di tangan mereka tombak, busur, parang dan bensin, ujar Dewi (30) ketika berada di mes yang dihuni lebih dari dua puluh orang itu, ia tidak tau mau buat apalagi. Mereka mengepung mes tempat tinggalnya, lalu dibakar. Ada dua orang yang mencoba keluar dari pintu, langsung dibacok dan dibakar. Mobil truk tiga unit ikut dibakar. Mereka yang berada di dalam rumah pun hanya menunggu maut. Terlintas dalam benaknya untuk sembunyi di dalam kandang ayam yang tersambung ke rumah. Ketika perusuh itu hendak masuk ke kandang, dihalangi oleh drum besar. Ketika itu, anak, adik, dan iparnya yang tidak ikut sembunyi di kandang ayam hangus terpanggang. Ketika api menjalar ke kandang ayam, tetiba dua das tembakan berbunyi.Ternyata polisi datang, perusuh pun bubar. "Wajah mereka hampir sama, sebagaimana muka orang Papua, terlihat mereka mayorita…